Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Tanda-tangani Perjanjian Kinerja 2018

Cibinong, Berita Geospasial - Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertugas dalam bidang Pembinaan dan penyelenggaraan Informasi Geospasial menandatangani Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2018.

Perjanjian Kinerja ditanda-tangani pada oleh Pimpinan Tinggi BIG pada Kamis, 4 Januari 2018 di Kantor BIG Cibinong. Penandatanganan Perjanjian Kinerja dilakukan masing-masing oleh Kepala BIG, Hasanudin Z Abidin, Sekretaris Utama BIG, Titiek Suparwati, Deputi Bidang IGD (Informasi Geospasial Dasar), Arief Syafii, Deputi Bidang IGT (Informasi Geospasial Tematik), Nurwajedi, Deputi Bidang IIG (Infrastruktrur Informasi Geospasial), Adi Rusmanto. Selanjutnya Perjanjian Kinerja juga ditandatangani oleh Kepala Pusat atau Biro dilingkungan BIG.

Perjanjian kinerja yang ditanda-tangani tersebut adalah perjanjian kinerja untuk mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan BIG tahun 2018. Sasaran program kinerja BIG yang ditanda-tangani meliputi : (1) Meningkatnya kontribusi IG sesuai kebutuhan pembangunan Nasional dan Masyarakat; (2) Meningkatnya peran serta masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan IG; (3) Bekurangnya IG yang tumpang tindih dengan K/L lain; (4) Meningkatnya kepuasan pengguna produk dan layanan BIG; (5) Terwujudnya IG yang andal dalam mendukung pembangunan nasional; (6) Terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi.

Sebelummya rapat pembahasan perjanjian kinerja atau Forum Group Diskusi (FGD) tentang Perjanjian Kinerja dilakukan pada Rabu, 3 Januari 2017. Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Utama BIG, Titiek Suparwati dibuka resmi oleh Kepala BIG, Hasanudin Z. Abidin yang dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dilingkungan BIG.

Pada arahannya Kepala BIG, Hasanudin mengatakan, Informasi Geospasial Dasar (IGD) merupakan tumpuan semua kegiatan-kegiatan di seluruh Pusat-Pusat dilingkungan BIG, untuk itu kegiatan-kegiatan di IGD diperkuat. Pada Informasi Geospasial Tematik (IGT), saat ini trend-nya adalah gabungan antara data spasial dan data statistik serta data lainnya. Untuk Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) mempersiapkan dengan memperbanyak standar nasional Indonesia (SNI) dan Peraturan Kepala terkait IG.

Sementara itu pada para Kepala Pusat dilingkungan BIG, Kepala BIG, Hasanudin mengatakan, Pada Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika (PJKGG), Jaring Kontrol dan Geoid diperkuat dengan anggaran untuk pembelian alat dan pembangunan Jaring kontrol pemetaan. Untuk Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponimi (PPRT) fokus pada skal 1 : 5.000, Pada Pusat Pemetaan Batas Wilayah (PPBW) target penyelesaian untuk batas desa sebanyak 30.000 desa seluruh wilayah Indonesia dan rencana pada 17 Agustus 2018 harus sudah selesai, Pusat Kelautan dan Lingkungan Pantai, menyelesaikan target peta Lingkungan Pantai Indonesia (LPI) skala 1 : 10.000 untuk mendukung nawacita. Pada Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik (PPIT), Kebijakan Satu Peta (KSP) juga harus selesai tanggal 17 Agustus 2018, Sementara itu untuk Pemetaan Tata Ruang dan Atlas (PTRA) harus segera menyelesaikan target Pemetaan Tata Ruang. PPIG penguatan infrastruktur informasi geospasial dengan mempercepat dan memudahkan user mengakses data dan informasi geospasial pada Ina-Geoportal. PPKS, dengan meningkatkan standar pelayanan melalui Pelayanan Terpadu Informasi Geospasial. PSKIG dengan banyak mempersiapkan standar dan prosedur serta SNI terkait IG.

Selamat bekerja semoga dapat terlaksana dengan baik dan sukses sesuai dengan target yang diberikan.