Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Serahkan RBI Kota Balikpapan dan Kota Samarinda pada Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI di Provinsi Kalimantan Timur

Balikpapan, Berita Geospasial – Indonesia yang luasnya terbentang dari Sabang sampai Merauke tentu memerlukan koordinasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal itu dilaksanakan dalam rangka monitoring sejauh mana kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah pusat diimplementasikan di daerah, serta untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan daerah, sehingga bisa menjadi dasar dalam membuat maupun memutuskan kebijakan ke depannya. Berdasarkan hal tersebut, Komisi VII DPR RI mengadakan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 30 Juli 2018.

Rombongan kunjungan kerja (kunker) yang diketuai oleh Tamsil Linrung tiba di Kantor Gubernur Provinsi Kaltim pukul 13.00 WITA.  Dalam pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang berada di ruang lingkup Komisi VII DPR RI terkait Energi, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup, seperti: Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga Nuklir (BATAN), dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETAN). BIG pada kesempatan kali ini diwakili oleh Inspektur BIG, Sugeng Prijadi.

Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (EDSM) Prov. Kaltim, Wahyu Widi Heranata, beserta jajarannya dan unsur MUSPIDA, Direksi PT Pertamina (Persero), GM MOR VI, Direksi PT PLN (Persero), BPH Migas, SKK Migas, Bapedalda, serta Dinas Pertambangan dan Energi Prov. Kaltim. Wahyu mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kunker ini dalam rangka untuk mengungkapkan aspirasi, melihat secara langsung pengelolaan terkait ESDM di Kaltim, serta secara khusus kunker ini ditujukan pula untuk sektor penyediaan energi migas dan pencemaran laut akibat limbah minyak.

Kunker DPR RI ke Kaltim photo kaltim_zpsv5roe3g4.jpeg

“Untuk tujuan terakhir ini sungguh sangat tepat, berkaitan dengan terjadinya kasus tumpahan minyak di perairan laut Balikpapan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan pencemaran hingga ke pantai. Tumpahan minyak itu dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab karena telah mencemari air laut, sekaligus merugikan aktivitas nelayan, usaha perikanan, pariwisata, serta secara umum merusak ekosistem dan kehidupan manusia”, tutur Wahyu. Dijelaskan pula bahwa saat ini kasus tumpahan minyak tersebut telah ditangani oleh pihak yang berwajib, namun belum ditemukan pelakunya.

Menanggapi hal tersebut, Tamsil menyatakan bahwa maksud dari kunker ini adalah dalam rangka membantu daerah, bersama-sama melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan. “Provinsi Kaltim ini memiliki potensi SDA yang melimpah, terkait kasus pencemaran kami akan memberikan perhatian yang maksimal dengan Dirjen Penegakan Hukum Kemenkumham, supaya SDA Indonesia tidak terbuang sia-sia, dan kasus pencemaran bisa diselesaikan sampai tuntas”, jelasnya.

Tamsil juga menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kaltim termasuk luar biasa, dengan suplai minyak dan gas mencapai 46%. Harapannya dengan pertumbuhan yang pesat ini, dapat dialokasikan untuk bidang-bidang lain yang masih kurang, misalnya membenahi jalanan yang rusak, meningkatkan sarana dan prasarana di Prov. Kaltim, biaya pendidikan sekolah, serta meningkatkan kesejahteraan warga sekitar secara khusus. Acara rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah hadir.

Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Pada kesempatan ini BIG, yang diwakili oleh Sugeng Prijadi, menyerahkan cinderamata berupa Peta Rupabumi Indonesia (RBI) untuk Kota Balikpapan dan Kota Samarinda skala 1: 50.000  kepada Ketua Tim Kunker DPR RI Komisi VII, Tamsil Linrung, dan Kadis ESDM Prov. Kaltim, Wahyu Widi Heranata. Selain itu, diserahkan pula Buku-Buku Geospasial dan Gift Set. Tidak hanya dari BIG, pada kesempatan yang sama BATAN juga menyerahkan Bibit padi unggul vatitas SIDENUK hasil litbang iptek nuklir BATAN dan Buku tentang IPTEK Nuklir serta pemanfaatannya. [LR/AR/TR]