Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Mendukung The 2nd International Conference On MSAT di Makassar

(Makassar, Berita Geospasial) - BIG bersama dengan Departemen Oseanografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Fakultas Ilmu Kelautan UNHAS, LIPI dan Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan menyelanggarakan kegiatan The 2nd International Conference on Maritime Sciences and Advanced Technology (MSAT) di Makasar tanggal 7-8 Agustus 2019.

Konferensi ini merupakan pertemuan ilmiah dari para akademisi, periset di Bidang Oseanografi dari dalam negeri dan luar negeri.  Tema konferensi tahun ini sendiri adalah "Marine Science and Technology in Framework of Sustainable Development Goals".  Konferensi ini dihadiri para dosen dan mahasiswa dari ITB, UNHAS, dan juga peneliti dari Jepang, Jerman, Korea Selatan, Perancis Malaysia dan Indonesia tentunya. 

Sebagai salah satu keynote speaker mewakili Kepala BIG adalah Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai (PKLP), Yosef Dwi Sigit Purnomo. Yosef menyampaikan presentasi dengan judul "The Role of Marine Geospatial Information in The Framework of Sustainable Development Goals". 

"Informasi geospasial kelautan penting untuk mendukung pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya di bidang kelautan.  Sebagaimana data rujukan wilayah nasional hasil perhitungan BIG dan Pushidrosal yang yang diluncurkan  pada 10 Agustus 2018 oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan, luas wilayah laut Indonesia adalah 6.400.000 Km2 dan luas wilayah darat 1.900.000 km2 atau sekitar 70% wilayah Indonesia merupakan laut.  Berbagai sumberdaya yang  memiliki nilai potensi tinggi ada di laut tersebut", jelasnya. 

Yosef menambahkan bahwa informasi geospasial kelautan memiliki peran penting sebagai alat untuk pengambilan keputusan dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan sumberdaya pesisir dan laut.   Informasi geospasial yang dihasilkan oleh BIG perlu diisi dengan data tematik sumberdaya kelautan yang berasal dari berbagai kementerian dan lembaga  yang memiliki tugas dan fungsi di bidang kelautan.

 

Konferensi dibuka oleh Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu dan dilanjutkan dengan presentasi keynote speaker dan invite keynote speaker selama dua hari.  Peserta konferensi juga diundang untuk jamuan makan malam dan ramah tamah di rumah dinas Walikota Makassar. (ATM)