Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Tandatangi Kerja Sama dengan BP Batam Terkait Penyelenggaraan dan Pemanfaatan IG

 photo WhatsApp Image 2018-08-30 at 11.31.36_zpsqjnhnmf2.jpeg

Bali, Berita Geospasial – Badan Informasi Geospasial (BIG) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. PKS yang ditanda-tangani terkait Pembangunan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional di Wilayah Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, serta Transformasi Data Spasial Dasar ke dalam Sistem Referensi Geospasial Nasional dalam rangka Penyelengaraan Informasi Geospasial. Acara penandatanganan ini dilaksankan di Hotel Grand Inna Kuta Bali, pada pukul 09.00 WITA.

Penandatangan kerja sama dilakukan Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama (PPKS) BIG, Wiwin Ambarwulan  dan Ida Herliningsih, Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim BIG. Sementara dari dari BP Batam diwakili oleh Purwiyanto, Deputi Bidang Administrasi dan Umum. Penandatanganan disaksikan oleh berbagai instansi seperti Kominfo, BP Batam dan beberpa instansi lainnya. Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan pemberian cindera mata antara kedua instansi, berupa plakat dan souvenir lainnya.

Adapun untuk PKS terkait Pembangunan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional di Wilayah Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam memiliki ruang lingkup tentang : pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan penggunaan data dan informasi geospasial; pengamanan dan penyebarluasan data dan informasi geospasial; pemeliharaan, pemutakhiran dan pertukaran data dan informasi geospasial; peningkatan kompetensi sumber daya manusia terkait penyelenggaraan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional di Batam; dan penggunaan dan pengembangan teknologi terkait infrastruktur informasi geospasial. PKS ini berlaku selama 3 tahun sejak dilaksankannya penandatanganan.

Sementara untuk PKS tentang Transformasi Data Spasial Dasar ke dalam Sistem Referensi Geospasial Nasional dalam rangka Penyelengaraan Informasi Geospasial memiliki ruang lingkup berupa : transformasi data spasial dasar ke dalam Sistem Referensi Geospasial Nasional; dan pengembangan sumber daya manusia di bidang informasi geospasial. PKS ini berlaku selama 2 tahun yang terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian ini.

Setelah penandatanganan PKS antara BP Batam dengan BIG, acara dilanjutkan dengan seminar bertajuk ‘Business Gathering Focus on Your Business and Leave Your Data Centre With Us’, yang juga berlangsung di tempat yang sama, Hotel Grand Inna Kuta Bali. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait Teknologi Informasi (TI) yang ada di Batam, maupun di Indonesia. Hadir sebagai narasumber adalah Bisyron Wahyudi, Wakil Ketua Id-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) dan Bambang Dwi Anggono, Kasubit Teknologi dan Infrastruktur E-Government.

Selain itu, dilaksanakan pula technical meeting antara BP Batam dan BIG yang bertujuan untuk memperjelas terkait tentang data dan simpul jaringan antara kedua lembaga terkait, untuk selanjutnya saling bekerja sama dalam bidang spasial. Pada kesempatan yang sama dilaksanakan pula wawancara antara pihak BP Batam dengan BIG, yang diwakili oleh Wiwin Ambarwulan dan Ida Herliningsih. Wiwin menyatakan, “Kerja sama antara lembaga ini sangat penting, dimana juga akan saling membantu mengenai Informasi Geospasial dan pemanfaatannya”. Sementara Ida menyampaikan, “Kerja sama ini juga nantinya dapat mendukung keberlangsungan Kebijakan Satu Peta yang saat ini menjadi program dari pemerintah untuk menyatukan, serta mengintegrasikan data-data terutama data spasial”.

Acara hari itu diakhiri dengan foto bersama antara perwakilan dari BP Batam dan BIG yang menandakan sudah terjalinnya kerja sama antara kedua lembaga. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat diimplementasikan dan dilanjutkan ke depannya demi kebaikan kedua pihak yang terkait. (AJ/LR)