Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Belajar Informasi Geospasial Dari Ahlinya

Berita Geospasial, Cibinong – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Informasi Geosapsial 2017 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun BIG yang ke-48, pada 24 Oktober 2017 BIG menerima kunjungan dari SMK Kehutanan Kadipaten Majalengka. Salah satu sekolah menengah kejuruan di Provinsi Jawa Barat ini diterima di Ruang Rapat Utama Badan Informasi Geospasial oleh Maya Scoryna, staf Bidang Promosi dan Kerja Sama. Kunjungan ini diikuti oleh 26 orang peserta.

Yuni Cahyawati, staf TU Kepala Badan Informasi Geospasial berkesempatan memberikan materi tentang “Profil Badan Informasi Geospasial”. “Pada tahun 1969 BIG pertama kali didirikan dengan nama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional atau lebih dikenal dengan Bakosurtanal, kemudian pada tahun 2011 Bakosurtanal berganti nama menjadi Badan Informasi Geospasial”, jelas Yuni, memulai materinya. Yuni juga menjelaskan bahwa BIG adalah satu-satunya lembaga pemerintah non kementerian yang mempunyai tugas menjalan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial. Dalam materinya, yuni juga menjelaskan tetang peta. “Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi”, jelas Yuni. Disela-sela materinya, untuk membuat peserta lebih berkonsentrasi mendengarkan materi, Yuni memberikan pertanyaan kepada para peserta.

Selain diberikan materi, di Lorong Geospasial peserta kunjungan juga diajak langsung melihat langsung apa saja yang dikerjakan BIG dan apa saja hasilnya. Lorong Geospasial sendiri berisi booth pameran dari masing-masing pusat teknis yang ada di BIG. Di booth Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim misalnya, peserta diperlihatkan dan dijelskan tebang GPS Geodetik, yaitu alat yang digunakan untuk pengukuran Ground Control Point. Kemudian di booth Pusat Pemetaan Batas Wilayah, peserta kunjungan dijelaskan proses pemetaan batas wilayah desa secara kartometrik. Di Lorong Geospasial tersebut juga terdapat poster yang berisi materi yang bisa dibaca oleh peserta.

Pada kunjungan kali ini, peserta juga diperlihatkan tentang cara mengoperasikan UAV (Unman Aerial Vehicle) oleh Romanio Bahama Lazuardi, staf Biro Umum dan Keuangan. Romanio dalam sesi ini menjelaskan bahwa UAV biasanya digunakan untuk pemetaan tematik misalnya pemetaan bencana banjir di suatu wilayah tertentu. Romanio juga memberikan kesempatan bagi beberapa peserta untuk mengoperasikan UAV secara langsung. Agar sesi ini lebih meriah, Romanio juga mempersilahkan kepada peserta untuk menyanyikan jargon atau yel-yel dari SMK Kehutanan Kadipaten Majalengka untuk kemudian di rekam menggunakan UAV.

Di Ruang Diklat, Gedung D lantai 1, peserta diajak untuk bermain Games Geospasial yaitu Puzzle Geospasial dan Ular Tangga. Games yang dipandu oleh Yochi Citra Pramesti dan Karina Nataliani, staf Bidang Promosi dan Kerja Sama ini berlangsung dengan baik dan peserta antusias mengikuti. Diakhir sesi kunjungan ini peserta juga diberikan kesempatan untuk berfoto di Photo Booth yang sudah disiapkan oleh BIG. (ES)