Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Banjir Mandailing Natal

Dari hasil pemetaan daerah rawan banjir oleh BAKOSURTANAL tahun 2006, daerah yang terlanda banjir bandang di Mandailing Natal Sumatra Utara ini memang termasuk kategori rawan tinggi (pada peta ini berwarna merah yang dibatasi garis kuning).

 

Nama desa-desa yang terlanda saat ini diantaranya Rantau Panjang, Lubuk Kapondong, Lubuk Kapondong II, Saleh Baru, Tabilang, dan Manuncang. Banjir terjadi tentu karena hujan lebat, durasinya lama, namun lebih spesifik daerah ini di tinjau dari kondisi geomorfologi, merupakan dataran alluvial, lereng kurang dari 2 persen , dengan pola aliran sungai meandering (sungai Muara Batang Gadis dan cabang-cabangnya), kandungan sedimennya tinggi, sehingga cepat dangkal. Daerah yang terlanda banjir  di daerah ini merupakan dataran banjir dan dipetakan sebagai sistem lahan  BKN (Bakunan) dan BL (Beliti), sedangkan disekitarnya merupakan perbukitan yang mudah longsor dan dari sinilah material longsoran berasal. Yang perlu diwaspadai kemudian adalah daerah rawan disekitar ini banyak ( pada peta berwarna merah), berpotensi banjir bandang atau pun karena luapan sungai. Untuk antisipasi bahaya ini maka perlu adanya peringatan waspada pada penduduk di sekitarnya guna meminimalkan kerugian dan korban jiwa.