Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Kajian Wilayah

Pulau-pulau kecil di wilayah negara kita pada umumnya merupakan suatu ekosistem tersendiri, terpisah dari ekosistem pulau-pulau besar, dan mempunyai sumberdaya yang terbatas baik berupa sumberdaya lahan, air, hutan maupun mineral. Penelitian tentang lingkungan dan karakteristik pulau-pulau kecil sudah dibutuhkan untuk memperoleh profil lingkungan , inventarisasi sumberdaya alam , keanekaan hayati, dan habitat lautnya. Informasi tambahan lainnya seperti kondisi fisik geografi wilayah pulau kecil, karakteristik budaya dan sosial ekonomi juga perlu diinventarisir dan dikaji sebagai bahan masukan dalam perencanaan wilayah pulau-pulau kecil tersebut.

Balai Penelitian Geomatika melakukan suatu penelitian berjudul “Kajian Geografis Pulau - Pulau kecil berdasar UNCLOS Kabupaten Natuna” . Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan teknologi penginderaan jauh dalam menentukan sebaran dan jumlah pulau-pulau yang ada di Kabupaten Natuna berdasar UNCLOS 1982. Ini dapat digunakan sebagai masukan dalam perencanaan dan pengelolaan potensi wilayah Natuna.

Kabupaten Natuna dipilih menjadi objek penelitian ini karena merupakan gugusan pulau-pulau kecil, terpencil, dan terisolasi namun mempunyai sumberdaya kelautan sangat besar. Sumberdaya ini yang sebagiannya justru diambil oleh para nelayan asing yang banyak berlalu lalang di perairan tersebut. Juga terdapat beberapa pulau yang belum jelas termasuk wilayah administrasi mana. Ini semua menjadi tantangan menarik untuk suatu penelitian kajian wilayah.

Dengan penelitian ini didapatkan posisi pulau-pulau kecil tersebut berikut terinventarisnya pulau-pulau yang tak berpenghuni dan tak bernama per kecamatan . Juga dalam penelitian ini dibuat suatu model direktori pulau-pulau keci berdasarkan UNCLOS yang diharapkan dapat juga digunakan untuk gugusan pulau-pulau kecil lainnya di Indonesia.